Kehidupan - Membuang sampah bukan pada tempatnya merupakan kebiasaan sebagian masyarakat di sekitar kita.
Bahkan tak sedikit pula yang melakukannya tanpa rasa bersalah. Padahal efek
dari membuang sampah sembarangan yang mencemarkan lingkungannya akan berdampak
pada masyarakat itu sendiri.
Kita sendiri tahu bahwa kesadaran masyarakat terhadap
lingkungan masih dibilang sangat rendah. Bahkan jumlah pembuang sampah
sembarang yang tidak terpantau, jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan
mereka yang tertangkap basah.
Cara kita memperlakukan sampah kita adalah cerminan tingkat
keadaban (kepribadian) kita, juga sebagai salah satu indikator untuk mengukur
tingkat kepedulian kita akan lingkungan dan masa depan alam kita.
Read More: Kekerasan Bukan Solusi Dari Permasalahan
Mungkin akan terasa biasa saja bagi seorang pria membuang
bungkus rokok atau puntung rokoknya sembarangan, atau biasa bagi seorang ibu
membuang popok bayinya tanpa pengamanan yang memadai ke tong sampah yang
terbuka di depan rumahnya, atau terasa biasa bagi kita membuang sampah
seenaknya ke selokan.
Padahal, akumulasi dari seluruh sampah-sampah yang biasa
dibuang sembarangan ini dapat menyumbat aliran air selokan di sebuah tempat,
menyebabkan pendangkalan sungai di tempat yang jauh dari asal sampah , atau
bahkan mencemari laut dengan gunungan sampah kiriman yang mengancam
kelangsungan hidup biota laut.
Ini bukan soal percaya atau tidak kepada pemerintah yang
dianggap kurang bagus dalam mengelola sampah, perilaku buruk aparat yang
mengakibatkan ketimpangan antara output pekerjaan yang dibiayai negara dengan
hasil pekerjaannya mengangkut sampah.
Namun, ini adalah soal perilaku dan kesadaran diri sendiri
manusia, dan kelangsungan hidup ras manusia di sebuah planet yang semakin renta
dengan beban yang semakin berat.
kalau kesadaran itu tidak mulai dibangunkan hari ini juga,
saya tidak bisa membayangkan seperti apa Jepang dan seperti apa negeri kita
tiga puluh tahun yang akan datang.
Pada dasarnya kita semua paham akan bahayanya sampah yang
sudah menumpuk, namun kita seringkali tidak sadar bahwa kita berperan dalam hal
itu.

No comments:
Post a Comment